• Messenger 1

  • Messenger 2

  • Go to website ‘CI’

  • KONTAK KAMI

  • Agustus 2017
    S S R K J S M
    « Feb    
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • Link Kami

  • Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surat elektronik.

    Bergabunglah dengan 33 pengikut lainnya

Training Wajib K3L PT. Conbloc Infratecno


Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L), merupakan Kegiatan rutin perusahaan sebagai wujud kepedulian akan pentingnya Sistem Manajemen K3L di lingkungan perusahaan. Pelatihan K3L ini juga merupakan Program Rutin dari Departemen QHSE. Selama periode bulan Maret sampai dengan bulan Mei ini, telah dilaksanakan beberapa pelatihan K3L bagi karyawan baru ataupun karyawan lama. Seperti biasanya, peserta dibekali dengan ilmu dasar K3 dan sistem manajemen K3 yang diterapkan di perusahan. Harapannya, setelah mengikuti pelatihan ini, seluruh peserta dapat memiliki persepsi yang baik tentang K3 dan berkomitmen untuk bekerja secara aman dan sehat, Sehingga budaya K3 dapat tercipta di lingkungan perusahaan. Materi yang di berikan diantaranya adalah mengenai peraturan perundangan K3 umum dan Konstruksi, Pengetahuan Dasar K3, APD, Manajemen Administrasi K3, Lingkungan, Safety dan traffic Sign, serta semua hal yang berkaitan pelaksanaan K3 diperusahaan.

Dari hasil kuesioner yang dibagikan panitia, sebagian peserta sangat antusias dan bersemangat untuk mengetahui lebih dalam tentang Ilmu K3 dan Lingkungan. Pasca pelatihan para peserta juga berkomitmen untuk bekerja lebih aman dan sehat. Peserta sadar betul bahwa K3 adalah tanggung jawab dari pribadi masing-masing, jadi ketika ditanya, “Siapa yang bertanggung jawab atas Keselamatan dan Kesehatan Kerja?” mereka akan menjawab secara serempak.. “ SAYA…!!”. Semoga semangat ini, menjadi modal awal “membudayanya” K3 diperusahaan kami.

Berikut adalah daftar peserta pelatihan  dan dokumentasi dari beberapa kegiatan pelatihan K3L :

  1. Pelatihan K3L untuk mekanik (14-15 Maret 2013), dengan peserta Sebagai berikut:
    1. Lenggar I
    2. Martin A.
    3. Tubagus Angga
    4. Budiman D.
    5. Erik Tandirerung
    6. Lukman
    7. Imron Jaelani
  2. Pelatihan K3L untuk Karyawan Baru (1-7 April 2013), dengan peserta sebagai berikut:
    1. Tri Hardiyanto (HSE)
    2. Ivan Rafsanjani I. (HSE)
    3. Slamet Murdiyanto (PPC)
    4. Krisna Ajie E.S. (PPC)
    5. Joko Iswanto (PPC)
  3. Pelatihan K3L untuk Surveyor (13-17 Mei 2013), dengan Peserta sebagai berikut:
    1. Achmad Ramdani
    2. Aditya Muhammad Zaeni
    3. Agus Setiawan
    4. Andri Fadilah
    5. Ersha Priandhana
    6. Fahmi Rizki M.
    7. Hardian Sukmawan
    8. Muhamad Irpan
    9. Tresa Fauzi Purnama

 DSC02764                              DSC02750

Pelatihan K3L untuk mekanik (14-15 Maret 2013)

DSCF3180                              DSCF3186

Pelatihan K3L untuk Karyawan Baru (1-7 April 2013)

IMG_2197                             IMG_2173

Pelatihan K3L untuk Surveyor (13-17 Mei 2013)

Struktur QHSE Baru, Semangat Baru


Awal tahun menjadi momen krusial untuk Departemen QHSE PT. Conbloc Infratecno  karena mengalami banyak dinamika dalam kepengurusan. Selama dua tahun terakhir dibawah kepemimpinan Bapak Muhammad Deny, PT. Conbloc Infratecno dibawa menuju sertifikasi ISO 9001, ISO 14001, OHSAS 18001 dan SMK3 bersama tim yang ada dipimpinnya. Rangkaian kegiatan mulai dari training dasar K3 sampai dengan proses resertifikasi juga dilaksanakan dengan baik. Namun sekali lagi tidak ada gading yang tak retak, tidak ada sebuah perjalanan yang tidak ada ujungnya. Karena tuntutan perusahaan untuk mengembangkan sayapnya lebih lebar ditahun-tahun berikutnya, maka di tahun 2013 Direktur Utama Conbloc Group berinisiatif membentuk sebuah susunan pengurus dengan nama Coorporates Services dimana membawahi tiga perusahaan sekaligus yakni PT. Conbloc Infratecno, PT. Sarana Pembangunan Perkasa dan PT. Drymix Indonesia. Coorporate Services terdiri dari orang-orang yang dinilai berpengalaman dalam bidangnya dan bertugas memberikan terobosan inovatif agar Conbloc Group semakin sukses di persaingan bisnis Indonesia . Adalah Bapak Muhammad Deny yang sebelumnya menjabat Deputy Management Representative, dibawah Management Representative (MR), Bapak Nanang Prabowo, yang kemudian juga ikut terpilih menjadi salah satu anggota Coorporates Services menjadi Manager QHSE Coorporate Services. Hal ini memberikan dampak yang signifikan terhadap kepengurusan Dept. QHSE PT. Conbloc Infratecno secara keseluruhan, karena dipastikan jabatan Deputy Management Representative tidak bisa dirangkap dengan tugas di Coorporates Services, dimana sistem dan pengontrolan dokumen harus tetap berjalan sesuai sertifikasi yang telah diraih.  Board of Director PT. Conbloc Infratecno mencoba mencari jalan keluar dengan menempatkan calon pengganti Deputy Management Representative yang telah ditinggalkan Bapak Muhammad Deny dengan personil yang sebelumnya menjadi Koordinator Q-HSE dan Sekretaris P2K3 yakni Bapak Danang Kurniawan Anggoro per tanggal 2 Januari 2013. Perombakan dan bongkar pasang personil pun tidak terelakkan, beberapa personil memutuskan untuk mencari tantangan yang baru dan sebagian besar personil menunjukkan komitmen untuk terus bekerja di PT. Conbloc Infratecno. Termasuk kedatangan personil baru membawa angin segar dan memberi dampak positif terhadap kelangsungan proyek-proyek karena kebutuhan akan jumlah QHSE Officer jadi semakin ideal. Struktur organisasi yang baru dan tugas yang besar telah menanti kepada estafet kepemimpinan yang baru. Pergantian ini diharapkan membawa perubahan untuk perbaikan sistem Quality, Health, Safety and Environment semakin baik lagi. (DKA)

TRAINING WAJIB K3 ANGKATAN XI


Sebagai salah satu bukti bahwa perusahaan memiliki komitmen safety First, PT.Conbloc Infatecno mewajibkan setiap karyawan baru (tanpa terkecuali) untuk mengikuti Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Penyelenggara pelatihan K3 ini dilakukan oleh Departemen Q-HSE sebagai penanggungjawab terlaksananya program-program K3. Pelatihan angkatan XI ini dilaksanakan pada tanggal 21-26 Januari 2013. Tujuan dari pelatihan ini adalah agar setiap karyawan dapat memahami pentingnya K3. Lebih jauh, pihak perusahaan berharap agar seluruh karyawan PT.Conbloc Infratecno dapat mengimplementasikan K3 saat bekerja. Materi yang di berikan diantaranya adalah mengenai peraturan perundangan K3 umum dan Konstruksi, Pengetahuan Dasar K3, APD, Manajemen Administrasi K3, Lingkungan, Safety dan traffic Sign, serta semua hal yang berkaitan pelaksanaan K3 diperusahaan.

Dari hasil kuesioner evaluasi pelaksanaan training, diketahui bahwa, terjadi peningkatan pengetahuan mengenai K3 pada masing-masing peserta. Dalam form kesan dan pesan, sebagian peserta menyatakan bahwa baru menyadari akan penting nya K3 di tempat kerja setelah mengikuti pelatihan ini. Selain itu, peserta menyatakan bahwa ilmu yang didapat saat pelatihan, dapat diterapkan juga dalam kehidupan sehari-hari. Misal tentang first aid dan sistem kegawatdaruratan juga tentang APD.

Daftar Nama Peserta Pelatihan K3L angkatan XI adalah sebagai berikut :

  1. AGUNG SUTOPO (Dep.HRD)
  2. AGUS MULYANTO (Engineer)
  3. BAYU ARIEF SETYAWAN (Engineer)
  4. REZA PAHLEVI AVICCENA W. A. (Dep.FAT)
  5. ANDRE LEONARD WURARAH (Dep.FAT)DSCF2454

Training Wajib K3 Mekanik dan Surveyor Angkatan ke-10


akt10-02Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Lingkungan di PT. Conbloc Infratecno sudah diwajibkan bagi setiap karyawan baru. Penyelenggara pelatihan K3 ini dilakukan oleh Departemen Q-HSE sebagai penanggungjawab terlaksananya program-program K3.

Pelatihan K3 ini dilakukan selama 6 hari kerja (tgl 10 -14 Desember 2012) dengan materi-materi sebagai berikut :

1. Undang-undang & Peraturan Pemerintah

2. K3 Pekerjaan Konstruksi

3. Pengetahuan Dasar K3

4. APD (Alat Pelindung Diri) dan Safety Sign

5. Manajemen & Administrasi K3

6. Manajemen Lingkungan

7. K3 Peralatan Konstruksi

8. Higiene Perusahaan dan Proyek

9. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat

10. Sistem Tanggap Darurat

11. First Aid

12.Pengetahuan Inspeksi

13.Pengenalan Audit Internal

DSC02115

Tujuan dari pelatihan ini agar setiap karyawan dapat mengetahui dan memahami bahwa keselamatan dan kesehatan kerja untuk :

1. Memberikan perlindungan dan rasa aman ketika bekerja sehingga tercapai tingkat produktifiatas

2. Memberikan perlindungan terhadap setiap orang yang berada di tempat kerja sehingga terjamin keselamatannya akibat dari proses pekerjaan pada kegiatan konstruksi

3. Memberikan perlindungan terhadap segala sumber produksi yaitu sesama pekerja, bahan, mesin / instalasi dan peralatannya sehingga dapat digunakan secara efisien dan terhindar dari kerusakan.

Nama-nama Peserta Training dari Mekanik dan Suveyor sbb :

1 Triana Widiyanto
2 Rodyal Afandi
3 Muhammad Mustaghfirin
4 Soni efendi
5 Muhammad Kholili
6 Hariyanto
7 Muhammad Ali Bahrudin
8 Muhammad Afiful Huda
9 Yuga Kristiadi
10 Eko Nurcahyono
11 Wahyu Nurhuda
12 Arief Wahyudi
13 Andrik Sulistianto
14 Lefit Pristana
15 Wahid Hawi Maulana
16 Deni Prasetyawan
17 Hafid Yoga kurniawan
18 Supriadi
19 Amproh Nurhidayat
20 Choirul Abidin
21 Vendi Setiyawan
22 Dwi Cahyo Shobari

14 Makanan Sehat Penggugah Selera


Tidak selamanya makanan yang tergolong sehat memiliki rasa yang hambar. Berikut ini adalah berbagai jenis daftar makanan sehat yang juga dapat memanjakan selera makan Anda :

1. Telur

Meski belakangan telur sering dicap buruk, tetapi tahukah Anda bahwa telur merupakan makanan yang kaya protein, vitamin dan mineral. Segudang manfaat kesehatan dapat Anda peroleh dengan mengonsumsi sebutir telur diantaranya, meningkatkan konsentrasi, menjaga berat badan tetap sehat, mengembangkan otak, memperkuat penglihatan serta mencegah cacat lahir dan kanker payudara.

2. Yoghurt

Yoghurt sebenarnya merupakan salah satu produk susu yang mengandung banyak bakteri baik. Selain itu, yoghurt dengan kultur aktif dapat membantu mengobati kondisi pencernaan seperti sembelit, diare, intoleransi laktosa, kanker usus besar, penyakit usus serta mencegah osteoporosis dan mengatur tekanan darah.

3. Bluberi

Blueberry adalah buah yang memiliki kandungan antioksidan tertinggi dibandingkan jenis buah-buahan lainnya, disamping juga kaya akan Vitamin A, B Kompleks, C dan E serta di antosianin, tembaga, selenium, seng dan besi. Ini adalah salah satu sumber terbaik antioksidan yang dipercaya mampu melawan penuaan, penyakit jantung dan lemak perut.

4. Brokoli

Sebagai makanan yang kaya nutrisi, brokoli dapat membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan seperti tekanan darah, osteoporosis dan flu. Bahkan beberapa penelitian meyakini, brokoli berkontribusi pada pengendalian dan pencegahan mata katarak, sakit perut, kanker usus besar, artritis, penyakit jantung, Alzheimer, tumor, diabetes dan penuaan.

5. Oats

Jika Anda ingin mendapatkan hasil terbaik untuk memerangi kolesterol tinggi, penyakit jantung, mengatur gula darah, tekanan darah, buang air besar, serta mengurangi risiko terkena kanker atau mengendalikan berat badan, dianjurkan untuk mengonsumsi oat lebih banyak.

6. Jeruk

Seperti diketahui, jeruk merupakan sumber makanan yang kaya vitamin C. Selain mudah didapat, buah ini juga dipercaya mampu mengatasi berbagai macam penyakit seperti asma, batu ginjal, hipertensi dan arthritis. Bahkan sejumlah penelitian menyebutkan, konsumsi jeruk setiap harinya dapat membantu Anda untuk menurunkan kolesterol dan pencegahan penyakit seperti diabetes.

7. Labu

Labu merupakan salah satu buah yang kaya akan kandungan antioksidan, vitamin A, C, K dan E dan merupakan sumber yang kaya magnesium, kalium dan zat besi. Bahkan sejumlah riset menunjukkan manfaat biji labu untuk mengobati osteoporosis, prostat, depresi dan mencegah kanker.

8. Ikan salmon

Ikan salmon adalah sumber asam lemak Omega-3 yang terbaik dan tak terkalahkan. Manfaat salmon telah banyak dikenal terutama dalam memerangi penyakit jantung, menurunkan risiko kanker, melindungi sendi, memperbaiki mood dan kognisi serta mengobati masalah mata seperti mata kering.

9. Bayam

Bayam adalah makanan padat nutrisi dan sumber dari berbagai macam vitamin, mineral dan fitonutrien. Sayuran ini bermanfaat untuk melindungi kesehatan jantung, meningkatkan pencernaan dan menjaga otak Anda tetap muda dan aktif.

10. Teh hijau

Teh hijau bisa menjadi pilihan terbaik bagi Anda untuk mempromosikan kesehatan secara umum. Seperti diketahui, minuman ini mempunyai banyak manfaat diantaranya membantu menurunkan risiko kanker, mengurangi nyeri sendi, mengatur kolesterol, mencegah penyakit jantung, mendongkrak imunitas, menjaga gigi tetap sehat, mencegah alergi dan infeksi, sertamengurangi atau mencegah jerawat.

11. Tomat

Manfaat kebaikan tomat telah dikiatkan dengan pencegahan penyakit kanker, jantung dan penurun kolesterol.

12. Kenari

Kenari telah dikenal mampu melakukan suatu keajaiban bagi kesehatan jantung, tulang, penurunan berat badan serta membantu memerangi insomnia, batu empedu, diabetes dan bahkan kanker.

13. Pisang

Buah pisang merupakan sumber yang kaya akan kalium dan serat. Buah ini bekerja dalam menurunkan tekanan darah, menjaga kesehatan tulang, saluran pencernaan, dan mencegah perkembangan kanker.

14. Stroberi

Selain bentuknya yang menarik, buah merah ini juga menawarkan beberapa keunggulan. Di antaranya, meningkatkan kesehatan kardiovaskular, mengatur kadar gula darah (yang memainkan peran dalam menyembuhkan dan mengobati diabetes) dan melawan penyakit berbahaya lain seperti kanker.

Sumber : Kompas

Training WAJIB K3 Konstruksi Tingkat Dasar Angkatan ke-9


ImagePelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Lingkungan di PT. Conbloc Infratecno sudah diwajibkan bagi setiap karyawan baru. Penyelenggara pelatihan K3 ini dilakukan oleh Departemen Q-HSE sebagai penanggungjawab terlaksananya program-program K3.

Pelatihan K3 ini dilakukan selama 6 hari kerja (tgl 08 – 13 Okt 2012) dengan materi-materi sebagai berikut :

1. Undang-undang & Peraturan Pemerintah

2. K3 Pekerjaan Konstruksi

3. Pengetahuan Dasar K3

4. APD (Alat Pelindung Diri) dan Safety Sign

5. Manajemen & Administrasi K3

6. Manajemen Lingkungan

7. K3 Peralatan Konstruksi

8. Higiene Perusahaan dan Proyek

9. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat

10. Sistem Tanggap Darurat

11. First Aid

12.Pengetahuan Inspeksi

13.Pengenalan Audit Internal

Tujuan dari pelatihan ini agar setiap karyawan dapat mengetahui dan memahami bahwa keselamatan dan kesehatan kerja untuk :

1. Memberikan perlindungan dan rasa aman ketika bekerja sehingga tercapai tingkat produktifiatas

2. Memberikan perlindungan terhadap setiap orang yang berada di tempat kerja sehingga terjamin keselamatannya akibat dari proses pekerjaan pada kegiatan konstruksi

3. Memberikan perlindungan terhadap segala sumber produksi yaitu sesama pekerja, bahan, mesin / instalasi dan peralatannya sehingga dapat digunakan secara efisien dan terhindar dari kerusakan.

Dalam pelatihan ini tidak hanya teori tetapi ada praktikum penggunaan APAR, penggunaan APD dan pengerjaan soal-soal pelatihan tiap modulnya

ImagePeserta Training dibawah ini dari kiri kekanan yaitu sebagai berikut :

1. Anwar Nasyrudin

2. Januar Awal Prianto

3. Eko Setyawan

4. Ridwam Kristanto

5. Erna Kurniawati

6. Muhammad Deny (Trainer)

7. Roberta Reantin

8. Sukma Endy Nugroho

9. Nikho Sunartanto

10. Eko Anggoro Jati

Image

Dalam Training kali untuk Praktek Penggunaan APAR (Alat Pemadaman Api Ringan) dilakukan di Workshop Citeurup PT.Pembangunan Sarana Perkasa pd tgl 09 Oktober 2012.

Peserta training sebelum praktek diberikan materi teori mengenai API dan APAR itu sendir. Setelah teori, peserta training dg didampingi tim trainer dari Dept Q-HSE Corporates Services dan Instruktur dari Dinas Kebakaran Jakarta Barat mempraktekkan pemadaman api dengan menggunakan karung goni basah dan APAR.

Image

Kelelahan Kerja


Definisi kelelahan :
  • Levy (1990) mengutarakan bahwa kelelahan kerja masih merupakan misteri dunia kedokteran modern, penuh kekaburan dalam sebab musababnya serta pencegahannyapun belum terungkap secara jelas.
  • Rizeddin (2000): kelelahan menurunkan kapasitas kerja dan ketahanan kerja yang ditandai oleh sensasi lelah, motivasi menurun, aktivitas menurun.
  • Keadaan yang ditandai oleh adanya perasaan kelelahan kerja dan penurunan kesiagaan.
  • Keadaan pada saraf sentral sistimik akibat aktivitas yang berkepanjangan dan secara fundamental dikontrol oleh sistim aktivasi dan sistim ihibisi batang otak.
  • Merupakan fanomena komples yang disebabkan oleh faktor biologi pada proses kerja dan dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal.
  • Merupakan kriteria lengkap tidak hanya menyangkut kelelahan fisik dan psikis tetapi lebih banyak kaitannya dengan adanya penurunan kinerja fisik, adanya perasaan lelah, penurunan motivasi, dan penurunan produktivitas kerja.
  • Adalah respon total terhadap stres psikososial yang dialami dalam satu periode waktu tertentu dan cenderung menurunkan motivasi dan prestasi kerja.
Fakta-fakta tentang kelelahan kerja :
  • Setiap hari dijumpai dalam kehidupan kerja lebih dari 65% pasien yang datang ke Poliklinik Perusahaan menderita fatigue
  • Kennedy (1987) : 24% orang dewasa yang datang ke poliklinik menderita kelelahan (USA)
  • Kelelahan kerja diderita oleh :25% tenaga kerja wanita, 20% tenaga kerja laki-laki. (England)
  • Kelelahan kerja memperlambat waktu reaksi, merasa lelah ada penurunan aktivitas dan kesulitan mengambil keputusan disamping gejala lain
  • Kelelahan dapat meningkatkan error operator atau pelanggaran saat kerja. Hal ini merupakan penyebab utama terjadinya kecelakaan.
  • Fokus terhadap sistem kontrol jam kerja yang berlebihan, terutama untuk staf yang berada dalam kerja yang berbahaya harus ditingkatkan. Kelelahan harus diatur seperti halnya bahaya lainnya.
  • Tugas legal atasan untuk mengatur resiko kelelahan, terlepas dari keinginan individual pekerja untuk bekerja lembur.
  • Pihak manajemen dapat mengubah jam kerja yang membutuhkan pengawasan dan beresiko tinggi.
Faktor penyebab kelelahan kerja berkaitan dengan banyak hal yaitu :
  • Penyebab medis : flu, anemia, gangguan tidur, hypothyroidism, hepatitis, TBC, dan penyakit kronis lainnya.
  • Penyebab yang berkaitan dengan gaya hidup : kurang tidur, terlalu banyak tidur, alkohol dan miras, diet yang buruk, kurangnya olahraga, gizi, daya tahan tubuh, circadian rhythm.
  • Penyebab yang berkaitan dengan tempat kerja : kerja shift, pelatihan tempat kerja yang buruk, stress di tempat kerja, pengangguran, workaholics, suhu ruang kerja, penyinaran, kebisingan, monotoni pekerjaan dan kebosanan, beban kerja.
  • Faktor psikologis : depresi, kecemasan dan stress, kesedihan.
Beberapa faktor yang mempengaruhi : intensitas dan durasi kerja fisik dan mental, monotoni, iklim kerja, penerangan, kebisingan, tanggung jawab, kecemasan, konflik-konflik, penyakit keluhan sakit dan nutrisi (ILO, 1983 dan Grandjean, 1985)

Jenis Kelelahan :

  • Proses terjadinya pada otot : kelelahan umum dan otot
  • Waktu terjadinya: akut dan kronis
  • Penyebabnya : factor-faktor nonfisik (psikososial) dan lingkungan fisik
Perubahan Fisiologis Akibat Kelelahan kerja
Mekanisme prinsip tubuh mencakup sistem sirkulasi, sistem pencemaan, sistem otot, sistem saraf dan sistem pemafasan. Kerja fisik yang terus menerus mempengaruhi mekanisme tersebut baik sebagian maupun secara keseluruhan (Setyawati, 1994)
Gejala Kelelahan Kerja
Gilmer(1966) dan Cameron (1973) :
  1. Menurun kesiagaan dan perhatian,
  2. Penurunan dan hambatan persepsi,
  3. Cara berpikir atau perbuatan anti sosial,
  4. Tidak cocok dengan lingkungan.
  5. Depresi, kurang tenaga, dan kehilangan inisiatif,
  6. Gejala umum (sakit kepala, vertigo, gangguan fungsi paru dan jantung, kehilangan nafsu makan, gangguan pencemaan, kecemasan, pembahan tingkah laku, kegelisahan, dan kesukaran tidur
Akibat Kelelahan Kerja
  • Prestasi kerja yang menurun,
  • Fungsi fisiologis motorik dan neural yang menurun,
  • Badan terasa tidak enak,
  • Semangat kerja yang menurun (Bartley dan Chute, 1982)
Pengukuran Kelelahan Kerja :
  • Waktu reaksi,
  • Uji ketukjari (fingger-tapping test),
  • Uji flicker fusion.
  • Critical flicker fusion,
  • Uji Bourdon Wiersma,
  • Skala kelelahan IFRC (Industrial Fatique Rating Committe),
  • Skala fatique rating (FR Scale),
  • Ekskresi katekolamin,
  • Stroop test,
  • Kuesioner Alat Ukur Perasaan Kelelahan Kerja (KAUPK2)
Indikator pengukuran kelelahan kerja : waktu reaksi dan rasa lelah
PENANGGULANGAN KELELAHAN KERJA
  1. Lingkungan kerja bebas dari zat berbahaya, penerangan memadai, sesuai dengan jenis pekerjaan yang dihadapi, maupun pengaturan udara yang adekuat, bebas dari kebisingan, getaran, serta ketidaknyamanan.
  2. Waktu kerja diselingi istirahat pendek dan istirahat untuk makan.
  3. Kesehatan umum dijaga dan dimonitor.
  4. Pemberian gizi kerja yang memadai sesuai dengan jenis pekerjaan dan beban kerja.
  5. Beban kerja berat tidak berlangsung terlalu lama.
  6. Tempat tinggal diusahakan sedekat mungkin dengan tempat kerja, kalau perlu bagi tenaga kerja dengan tempat tinggal jauh diusahakan transportasi dari perusahaan.
  7. Pembinaan mental secara teratur dan berkala dalam rangka stabilitas kerja dan kehidupannya.
  8. Disediakaan fasilitas rekreasi, waktu rekreasi dan istirahat diolaksankan secara baik.
  9. Cuti dan liburan diselenggarakan sebaik-baiknya.
  10. Diberikan perhatian khusus pada kelompok tertentu seperti tenaga kerja beda usia, wanita hamil dan menyusui, tenaga kerja dengan kerja gilir di malam hari, tenaga baru pindahan .
  11. Mengusahakan tenaga kerja bebas alkohol dan obat berbahaya.
sumber: dr. Lintje S